Star Jelly - Gumpalan gelatin misterius dari meteor

Ketika kita memandang hujan meteor indah yang melewati bumi, mungkin tidak banyak dari kita yang tahu bahwa meteor-meteor tersebut juga meninggalkan kenang-kenangan untuk manusia di bumi berupa substansi seperti agar-agar yang sering disebut Star Jelly.


Star Jelly adalah substansi berbentuk gelatin yang dipercaya jatuh ke bumi akibat dibawa oleh meteor. Fenomena ini konon telah diketahui sejak tahun 1641 dan merupakan salah satu misteri yang paling membingungkan dalam sejarah sains.

Walaupun ide adanya meteor yang membawa Jelly biologis terlihat seperti sebuah science fiction, namun intensitas laporan yang masuk selama berabad-abad sepertinya tidak bisa diabaikan begitu saja.

Star Jelly dalam sejarah
Contohnya pada tahun 1641, seorang Inggris bernama John Suckling pernah menyebut mengenai Star Jelly di salah satu puisinya.

"As he whose quicker eye doth trace a false star shot to a mark'd place do's run apace, and, thinking it to catch, a jelly up do snatch"

Sir Walter Scott, seorang penulis besar Inggris juga menyinggungnya dalam novel yang ditulisnya pada tahun 1825, "The Talisman" :

"And thou shalt only light on some foul jelly, which, in shooting through the horizon, has assumed for a moment an appearance of splendour.”

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh Scientific American tahun 1846, deskripsi mengenai hujan meteor juga dihubungkan dengan penemuan Jelly misterius ini.

"Sepertinya ukurannya (meteor) lebih besar dari matahari dan ia membuat langit menjadi terang seperti siang hari. Dan ketika meteor itu jatuh, sejumlah penduduk segera mencari lokasinya dan menemukan sekumpulan Jelly dengan diameter 1,2 meter."

Dari tulisan-tulisan yang ditemukan mengenai fenomena ini, kita bisa mengetahui bahwa sejak berabad-abad lampau orang telah menghubungkan Star Jelly dengan meteor atau bintang jatuh. Keyakinan ini terbawa hingga sekarang.

Pembahasan yang lebih modern mengenai Star Jelly muncul pada sebuah artikel yang terbit tahun 1979 di Fate Magazine. Disitu disebut bahwa Star Jelly adalah substansi ekstra terestrial yang terdiri dari "cellular organic matter" yang eksis sebagai "prestellar molecular clouds" yang melintasi luar angkasa.

Kita mungkin tidak akan pernah mengerti maksud istilah-istilah rumit tersebut. Namun paling tidak Fate Magazine telah menimbulkan kembali fantasi-fantasi mengenai makhluk ekstra terestrial. Beberapa paranormal bahkan mengatakan bahwa Jelly tersebut merupakan sisa-sisa dari hewan luar angkasa.

Penemuan Star Jelly - Laporan Saksi
Selama berabad-abad, terdapat puluhan hingga ratusan laporan ditemukannya gumpalan-gumpalan gelatin di tanah sehari setelah penampakan meteor jatuh atau hujan meteor.


Contohnya, pada tahun 1950, sebuah gumpalan besar ditemukan oleh polisi Philadelphia. Polisi itu mendeskripsikan gumpalan itu sebagai "Jelly dengan bentuk seperti piringan dengan diameter 1,8 meter. Tebalnya sekitar 30 cm di tengah dan sekitar 5 cm di tepinya."

Masih menurut polisi tersebut, ketika disentuh, bagian Jelly yang disentuh segera berubah menjadi buih dan lenyap di udara tanpa meninggalkan bau sedikitpun. Malam sebelumnya, para penduduk sekitar melaporkan adanya sebuah meteor terang yang lewat di daerah itu.

Pada tahun 1994, para penduduk di Oakville, Washington melaporkan adanya "hujan gelatin" terjadi di wilayahnya. Peristiwa ini bahkan disinggung dalam salah satu episode televisi "unsolved mystery".

Pada 3 November 1996, sebuah meteor besar terlihat melewati langit Kempton, Australia. Pada keesokan paginya, para penduduk menemukan Jelly bening di halaman rumah dan trotoar di kota itu.


Laporan penemuan paling baru terjadi pada tahun 2009 dimana ditemukan gumpalan-gumpalan Jelly di beberapa perbukitan Skotlandia.

Star Jelly - Teori-teori
The Massachusetts Department of Environment Quality Engineering pernah meneliti Jelly ini dan menyimpulkan bahwa substansi ini tidak beracun dan tidak berbahaya bagi manusia. Walaupun begitu, identitasnya masih belum diketahui dengan pasti. Namun paling tidak ada beberapa dugaan yang diajukan, tapi sebelumnya, para peneliti harus mengeliminasi hubungan Jelly ini dengan kemunculan meteor.

Star Jelly dan Meteor
Pada kenyataannya, meteor hampir tidak pernah mencapai permukaan bumi. Kebanyakan akan segera terbakar habis di atmosfer. Seperti yang kita ketahui, meteor umumnya terbuat dari batu atau partikel besi. Jika meteor memiliki elemen Jelly, tentu saja jelly tersebut akan segera terbakar habis sebelum mencapai bumi. Jadi Jelly ini pastilah tidak berhubungan dengan meteor sama sekali.

Menurut para peneliti ini, para saksi yang melihat meteor akan mendatangi tempat yang dianggap sebagai tempat jatuhnya meteor dan mungkin mereka menemukan Jelly yang memang sudah ada disitu sebelumnya.

Teori ini cukup masuk akal karena seringkali penemuan Jelly ini tidak disertai oleh penampakan meteor malam sebelumnya. Dan jika hubungan antara meteor dan Star Jelly telah diabaikan, lalu materi apakah Star Jelly ini sebenarnya ?

Polusi Industri
Beberapa orang beranggapan bahwa materi ini adalah hasil dari polusi industrial.

Misalnya, pada kasus penemuan Jelly di Philadelphia tahun 1950 yang saya ceritakan di atas, lokasi penemuannya hanya berjarak sekitar 800 meter dari sebuah pabrik.

Lalu, pada tanggal 11 Agustus 1979, Mrs Sybil Christian dari texas menemukan beberapa gumpalan Jelly berwarna ungu di halaman depan rumahnya setelah terjadi hujan meteor Perseid malam sebelumnya. Lalu Forth Worth Museum of Science and History mengadakan penelitian dan menemukan bahwa pabrik battere di dekat situ menghasilkan limbah yang berwarna ungu. Jadi mungkin ada hubungannya antara gumpalan ungu tersebut dengan limbah pabrik.

Walaupun dilakukan dengan pendekatan sains, teori ini tidak dapat menjelaskan laporan penemuan Star Jelly sejak abad 17, jauh sebelum industri bertumbuh di Amerika dan Eropa.

Sisa-sisa tubuh hewan
The Book of British Amphibians and Reptiles yang ditulis oleh M Smith menjelaskan bahwa Star Jelly sesungguhnya adalah sisa-sisa oviduct kodok. Oviduct adalah saluran reproduksi di dalam tubuh kodok yang menghasilkan substansi berupa jelly yang menyelubungi ovum hewan amphibi ini.

Menurut Smith, burung dan mamalia lain yang memakan kodok biasanya menyisakan oviduct yang kemudian berubah menjadi Jelly ketika bereaksi dengan udara.

Namun sama seperti teori polusi industri, teori ini juga memiliki kelemahan.

Para peneliti dari National geographic yang meneliti sampel Star Jelly yang ditemukan di Amerika tidak bisa menemukan DNA di dalamnya. Jika gumpalan Jelly itu berasal dari hewan, maka tentu saja akan ada jejak-jejak DNA hewan di dalamnya.

Lagipula, jika Jelly itu adalah sisa-sisa tubuh kodok yang dimakan burung, bagaimana menjelaskan penemuan Jelly dengan diameter lebih dari satu meter ? Berapa banyakkah kodok yang dimakan dan dimuntahkan oleh burung itu ?

Nostoc
Teori lain menyebut bahwa Star Jelly adalah Nostoc, yaitu sejenis cyanobakteri air tawar yang memiliki potensi untuk membentuk koloni di area terbuka. Jika dalam kondisi biasa, koloni ini tidak akan terlihat oleh manusia. Namun ketika hujan turun, Koloni Nostoc ini akan berubah menjadi gumpalan Jelly yang bisa jadi disalahartikan sebagai substansi yang baru jatuh dari langit.


Namun, teori ini tidak terlalu menarik perhatian karena gumpalan Jelly yang dihasilkan dari koloni Nostoc ternyata tidak mirip dengan gumpalan Star Jelly yang ditemukan.

Star Jelly - penutup
Seperti yang saya katakan di awal, misteri yang satu ini belum berhasil dipecahkan oleh sains modern. Tentu saja sekali lagi, sangat sulit membayangkan Jelly seperti itu bisa dibawa oleh meteor dari luar angkasa. Namun jika tidak berhubungan dengan meteor, lalu mengapa sejak berabad-abad orang selalu menghubungkannya dengan meteor ?

Hans Sluiman, seorang ahli Algae yang juga meneliti sampel substansi ini sangat yakin bahwa Star Jelly bukan hewan ataupun tumbuhan. Kalau begitu apa ? entahlah !

Untuk kasus Star Jelly, Alam semesta dengan keunikannya mendapat nilai satu poin, dan sains dengan segala teorinya mendapatkan nilai nol.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

crop cirkle2


Crop Circle - tidak ada yang abadi di dunia

Mungkin suatu hari anda sedang menjelajahi dunia dengan google earth. Anda menyusuri lahan-lahan pertanian di Wiltshire, lalu anda menuju ke Sillbury Hill, Ogburn , Knighton Hill, Tidcombe, Oxfordshire, Windmill Hill, Morgan Hill. Satu persatu anda teliti dan anda terheran-heran karena anda tidak menemukan satupun crop circle indah seperti yang pernah anda saksikan di foto-foto. Kemanakah semua crop circle itu pergi ? Jawabannya adalah "Nothing Lasts Forever"


Ketika nyanyian panen berkumandang, bahkan sebuah mahakarya dari sang jenius dengan segala keindahan dan kerumitannya tidak sanggup bertahan di tangan seorang petani yang hanya mencoba untuk memberi makan keluarganya.

Notes :
Tahukah anda mengapa pada bulan September hingga Oktober 2009 ini tidak ada kemunculan Crop Circle yang baru di Inggris ?

Jawabannya adalah : Bulan September adalah masa panen raya bagi para petani di Inggris. Jadi mungkin tahun depan kita baru bisa menyaksikan kemunculan Crop Circle yang baru di Inggris ketika ladang-ladang mereka telah ditumbuhi oleh batang-batang gandum yang baru.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Awan misterius berbentuk cincin terlihat di Rumania 2

Awan misterius berbentuk cincin terlihat di Rumania

Beberapa minggu yang lalu, awan raksasa aneh berbentuk cincin muncul di Moskow. Kali ini, awan serupa muncul lagi di Rumania. Fenomena apakah ini ?
Jika dilihat dari jauh, awan yang diselubungi oleh cahaya matahari tersebut memiliki kemiripan dengan UFO. Namun para meteorolog menjelaskan bahwa fenomena ini hanyalah sebuah efek optikal yang dihasilkan oleh kondisi cuaca yang langka.


"Mengapa saya tidak pernah menyaksikan awan yang berbentuk seperti itu. Sekarang kita memiliki dua awan yang serupa di dua tempat yang berbeda hanya dalam hitungan minggu," Kata salah seorang pengunjung situs liveleak.

Yang lain berspekulasi bahwa ini mungkin menandakan akan adanya invasi alien.

Kedua klip tersebut sepertinya menunjukkan formasi awan yang disebut "fallstreak hole" yang akan muncul ketika kelembaban di udara turun hingga di bawah nol derajat celcius, namun tidak mampu berubah menjadi es.

Sementara air "supercooled" tersebut bergantung-gantung di langit, lingkaran es terbentuk dan jatuh ke bumi, meninggalkan lubang berbentuk donat di lapisan awan.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Misteri suara dengungan bumi terpecahkan !

Misteri suara dengungan bumi terpecahkan !

Sejak tahun 1970an, di sebagian wilayah dunia, dilaporkan suara aneh mendengung yang sering disebut "The Hum". Dengungan aneh ini tetap menjadi misteri selama puluhan tahun. Namun pada tahun 2009, para ilmuwan percaya telah memecahkan misteri yang berusia lebih dari 30 tahun ini.


Beberapa pembaca meminta saya untuk menulis mengenai misteri Taos Hum. Kali ini saya bukan hanya akan membahas mengenai Taos Hum, melainkan "The Hum" secara keseluruhan. Tulisan ini juga menyertakan hasil penemuan para peneliti yang baru dirilis pada Agustus 2009 terkait pemecahan misteri The Hum.

Dengungan Misterius Bumi
Coba tutup pintu dan jendela, matikan semua peralatan elektronik dan berdiam dirilah sejenak. Tiba-tiba kita merasa semua suara menjadi lenyap dan kemudian suara berdengung aneh mulai terdengar di telinga kita. Mungkin anda pernah mengalaminya dan bertanya : Suara apakah yang barusan terdengar ?"

Itulah fenomena yang disebut "The Earth's Hum" atau "dengungan bumi".

Deskripsi The Hum
Dengungan ini adalah suara berfrekuensi rendah yang dapat terdengar oleh sebagian orang di sebagian wilayah. Frekuensi suara ini hanya berkisar sekitar 10 hertz, jauh dibawah batas minimal frekuensi pendengaran manusia, yaitu 20 hertz. Di sebagian wilayah, suara ini bisa terdengar lebih keras dibanding tempat lain.

Fenemona ini pertama kali ditemukan pada tahun 1998, walaupun laporan kasus ini bisa dilacak ke belakang hingga tahun 1970an.

Selama ini mungkin kita hanya mengenal istilah Taos Hum, yaitu fenomena dengungan yang dilaporkan di kota Taos, New Mexico. Namun sesungguhnya fenomena serupa juga terjadi di banyak tempat. Bristol di Inggris, Bay Ridge di New York, Vancouver di Kanada, Auckland di Selandia Baru dan Kokomo di Indiana juga menjadi rumah bagi fenomena misterius ini.

Deskripsi para saksi
Para saksi yang mendengarnya mendeskripsikan suara tersebut seperti mesin diesel yang berbunyi di kejauhan. "Suara itu memiliki rhytim - naik turun, kedengarannya seperti suara mesin diesel yang sedang berbunyi di kejauhan. Anda sepertinya ingin meminta seseorang mematikan mesin itu namun anda tidak dapat." Kata Katie Jacques, seorang pensiunan berumur 69 tahun dari Inggris.

Menurutnya, sejak mendengar suara itu, ia sudah tidak pernah lagi tidur dengan nyenyak. Anehnya, Katie hanya mendengar suara itu ketika ia sedang berada di dalam rumah.

Di Inggris, ribuan laporan masuk mengenai fenomena ini dan paling tidak ada satu kasus bunuh diri di Inggris yang berkaitan dengan The Hum.

Tinnitus
Para ilmuwan yang meneliti fenomena ini awalnya segera mengkaitkannya dengan Tinnitus yang dalam definisi medis berarti persepsi suara yang tercipta di dalam telinga manusia ketika tidak ada suara eksternal yang masuk yang biasanya diakibatkan oleh infeksi di telinga. Jadi mereka berpendapat, seseorang mendengar suara tersebut ketika terjadi kelainan di telinganya.

Namun teori ini tidak dapat menjelaskan mengapa suara dengungan hanya terdengar di wilayah geografis tertentu.

Teori-teori
Selama puluhan tahun tidak terpecahkan, The Hum memunculkan berbagai teori, baik yang ilmiah ataupun tidak. Bagi beberapa orang, alien dari ruang angkasa sedang menyampaikan pesannya. Bagi yang lain ini adalah suara dari fasilitas senjata Amerika yang beroperasi secara rahasia.

Namun para ilmuwan yang meneliti fenomena ini memiliki beberapa jawaban lain.

Suara Alat-alat berat
Bagi sebagian peneliti, The Hum mungkin bersumber dari gelombang suara yang dihasilkan peralatan berat. Ini bisa dilihat dari kasus kota Kokomo, Indiana, yang merupakan kota industri. Para peneliti mencurigai sepasang kipas angin raksasa di pabrik Daimler Chrysler dan kompresor udara di pabrik milik Haynes International. Sedangkan dalam kasus Bristol, para peneliti mencurigai suara dengungan datang dari pabrik-pabrik di Avonmouth.

Suara Pesawat Terbang
Teori lainnya menyebutkan sumber dengungan adalah pesawat yang sedang terbang. Konon ketika terjadi peristiwa 11 September 2001 yang menghancurkan gedung WTC di Amerika, suara dengungan tersebut berhenti selama beberapa hari. Pada saat peristiwa tersebut terjadi, otoritas penerbangan Amerika memang melarang semua pesawat untuk terbang selama beberapa hari.

Radiofrequency Energy
Lain lagi Dr Joe Elder dan CK Chou dari Motorola Florida Research Laboratories. Menurut mereka suara ini berasal dari radiasi Radiofrequency (RF). Manusia memang bisa menangkap suara berfrekuensi rendah ini, namun syaratnya ia harus bisa mendengar gelombang akustik frekuensi tinggi dalam jangkauan KHz dan penyebaran pancaran RF harus berada dalam jangkauan MHz.

Ketika teori ini diajukan, kebanyakan orang segera teringat dengan HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program) di Alaska. Proyek ini diketahui memang menembakkan RF ke ionosfer. Apakah suara dengungan itu dihasilkan oleh HAARP ? tidak ada yang bisa memastikannya hingga sekarang.

Simponi ruang Angkasa
Dari semua teori yang pernah di ajukan, ini mungkin teori yang paling indah. Teori ini pertama kali dirilis di situs space.com pada bulan Maret 2000.

Seperti berkompetisi dengan pancaran bintang dan benda angkasa lainnya, bumi kita sesungguhnya bernyanyi seperti burung kenari. Ia mengeluarkan suara dengungan yang konstan dengan notasi-notasi yang tidak terhitung banyaknya. Jika suaranya beberapa oktaf lebih tinggi, maka suara itu akan dapat terdengar oleh telinga manusia, bahkan dapat menenggelamkan suara ribut dari ratusan suara talk show televisi.

Kiwamu Nishida dari institut penelitian gempa bumi universitas Tokyo bersama rekan-rekannya telah menganalisa data seismik 10 tahun dan menemukan kesamaan antara gelombang seismik dengan gelombang suara yang sama di atmosfer.

Menurutnya, gelombang suara yang tidak dapat didengar telinga manusia itu memantul-mantul di antara atmosfer dan permukaan bumi yang kemudian menciptakan gelombang-gelombang suara di dalam perut bumi.

Nah, karena planet Mars dan Venus adalah juga planet yang padat dengan atmosfer, maka kemungkinan gelombang suara yang sama juga tercipta di dua planet tersebut. Ini mengakibatkan terciptanya simphoni alam semesta.

Benturan Gelombang Laut
Dari berbagai teori yang telah saya singgung di atas, inilah teori yang terbaru dan dianggap sebagai pemecahan misteri yang final.

Pada Agustus 2009 di Journal Geophysical Research Letters, sekelompok peneliti mengaku telah berhasil memecahkan misteri ini. Menurut mereka, suara dengungan ini dihasilkan oleh benturan gelombang laut, namun bukan gelombang laut yang memecah pantai seperti yang kita kenal. Gelombang yang dimaksud adalah gelombang laut yang berbenturan dengan dasar samudera. Dan menurut mereka, pantai Pasifik di Amerika Utara adalah sumber dengungan terkuat.

Suara dengungan ini tercipta ketika dua gelombang berfrekuensi sama, namun berbeda arah, bertemu. Mereka lalu saling berbenturan dan menciptakan gelombang tekanan tertentu yang kemudian bergerak dengan kecepatan tinggi ke arah dasar Samudera.

Ketika ia mencapai dasar samudera, gelombang itu akan menabrak bebatuan dan menyebabkan vibrasi yang menghasilkan suara berfrekuensi rendah.

Kesimpulan ilmiah ini dihasilkan setelah para ilmuwan mengumpulkan data ilmiah dari tahun 2007 hingga 2008. Dan dengan menggunakan instrumen USA Array EarthScope, para ilmuwan juga dapat menyimpulkan bahwa pantai barat Eropa juga menghasilkan suara yang sama.

Amplifier Internal Tubuh Manusia
Teori-teori di atas memang bisa menjelaskan sumber suara dengungan tersebut. Namun misteri yang belum terjawab adalah mengapa telinga manusia dapat menangkap suara dengungan itu.

Pertanyaan ini kemudian dijawab oleh seorang dokter Cambridge bernama David Baguley. Ia mengatakan bahwa suara ini dapat terdengar oleh seseorang ketika telinganya menjadi over sensitif.

Menurutnya, di dalam tubuh manusia ada sebuah "Amplifier internal" yang dapat memperkuat suara-suara yang masuk ketika manusia yang bersangkutan berada di dalam kondisi terancam bahaya atau konsentrasi yang intens.

Contohnya ketika kita sedang berkonsentrasi dengan soal-soal ujian dan kemudian telepon berdering, maka kita akan mendengar suara deringan itu seperti lebih keras dari biasanya.

Itulah saat ketika tubuh kita mulai memperkuat volume suara-suara latar yang masuk. Kasus ini mungkin berbeda pada setiap orang, namun efeknya tetap sama.

Kesimpulan
Dengan demikian, sekarang kita memiliki dua jenis teori. Teori pertama menjelaskan sumber suara dengungan tersebut. Apakah dari mesin-mesin pabrik, Radiofrequency, simphoni alam semesta atau benturan ombak, sepertinya semuanya bisa diterima dan masuk akal. Saya percaya bahwa suara dengungan tersebut bisa berasal dari berbagai sumber.

Sedangkan teori kedua yang diajukan David Baguley menjelaskan alasan mengapa sebagian orang dapat mendengar suara berfrekuensi rendah ini. Penjelasan inipun dapat diterima.

Jadi bagi saya kasus dengungan misterius bumi telah resmi terpecahkan !


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Crop Circle

Crop Circle dan Matematika - Fraktal Juli

et

Pada bulan Juli 1996 pukul 18:15 malam, seorang pilot sedang menerbangkan pesawatnya melewati ladang-ladang gandum di Wiltshire, di dekat monumen kuno Stonehenge. Di kursi belakang, seorang dokter yang menjadi penumpangnya asyik memotret pemandangan dibawahnya. Mereka bisa melihat lahan-lahan gandum yang bersih dan rapi dari atas pesawatnya. Sekitar 15 menit kemudian, mereka kembali terbang melewati ladang gandum yang sama. Kali ini mereka melihat ladang gandum tersebut telah dihiasi oleh pola-pola spiral raksasa yang indah, yaitu sebuah crop circle dengan pola terhebat yang pernah dilihat oleh manusia, pola yang dianggap mewakili fraktal matematis Julia Set.


Julia Set adalah sebuah formula matematika yang digunakan untuk melakukan pengukuran yang kompleks yang berhubungan dengan teori chaos. Formula ini pertama kali ditemukan oleh Gaston Julia pada awal abad ke-20. Namun keindahan formula ini baru dapat disaksikan ketika komputer ditemukan. Saya yakin anda tidak tertarik untuk mengetahui rumus-rumus formula ini, namun anda pasti tertarik melihat fraktal yang dihasilkannya, seperti gambar indah dibawah ini :


Gambar diatas adalah gambar fraktal Julia Set yang dihasilkan oleh komputer. Namun kelihatannya ladang-ladang gandum di Inggrispun tidak mau kalah.

Pada tahun 1996, sebuah crop circle yang dianggap sebagai representasi fraktal Julia Set muncul di Wiltshire, dekat dengan Stonehenge. Pola ini dianggap sebagai salah satu pola terhebat yang pernah ada. Ia memiliki 149 lingkaran yang membentuk sebuah crop circle raksasa. Seperti yang saya ceritakan di atas, pilot pesawat tersebut memang tidak menyaksikan crop circle ini terbentuk, namun ia menyatakan bahwa 15 menit sebelumnya pola ini belum ada di ladang tersebut. Jadi crop circle ini boleh dibilang terbentuk hanya dalam tempo maksimal 15 menit !

Para peneliti menyebut crop circle ini dengan sebutan Single Julia Set.


Mengapa crop circle di atas disebut single julia set ? Jawabannya adalah karena pada tahun itu juga di Windmill Hill, muncul sebuah crop circle yang juga merepresentasikan fraktal Julia. Namun kali ini lebih luar biasa karena crop circle ini memiliki 3 lengan yang terbentuk dari 194 lingkaran yang meliuk berlawanan dengan arah jarum jam. Pola ini disebut dengan Triple Julia Set.


Kemudian 5 tahun setelah pemunculan kedua crop circle di atas, pada tanggal 13 Agustus 2001, para penduduk melaporkan kemunculan yang lebih luar biasa lagi di Milk Hill, Wiltshire, yaitu sebuah crop circle dengan enam lengan. Crop circle ini disebut 6 spiral Julia Set dan memiliki 409 lingkaran yang membentuk pola raksasa ini.


Sampai saat ini, ketiga pola crop circle ini mungkin adalah pola yang paling terkenal yang pernah ada, karena ini adalah crop circle pertama yang diketahui memiliki hubungan dengan formula matematika yang rumit.

Bagaimana crop circle ini dapat muncul ? dan bagaimana bisa ia membentuk fraktal julia set yang rumit ?

Jawabannya yaitu : saya tidak tahu !

Mungkin anda juga ingin membaca pola crop circle lainnya yang berhubungan dengan matematika : Pola Crop circle paling rumit di Inggris terpecahkan !


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Seekor hiu raksasa ditemukan mati digigit oleh hiu raksasa yang lebih besar di Queensland

Seekor hiu raksasa ditemukan mati digigit oleh hiu raksasa yang lebih besar di Queensland

27 Oktober 2009, para perenang di pantai pulau Stradbroke, Queensland, Australia, diperingati otoritas setempat untuk waspada setelah ditemukan bangkai seekor hiu putih raksasa sepanjang 3 meter. Hiu tersebut ditemukan dengan kondisi tubuh hampir tergigit habis, sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh hiu lain yang berukuran lebih besar darinya.


Jika dilihat dari bekas gigitannya, otoritas setempat memperkirakan hiu yang menggigitnya berukuran sekitar 6 meter dan masih berkeliaran di pantai tersebut. Bayangkan ! ukuran hiu monster tersebut hampir 4 kali tinggi badan manusia normal.

Lihat betapa rapi gigitannya. Ini mengindikasikan sebagian daging hiu malang tersebut lepas dalam sekali gigitan, masing-masing di kiri dan kanan.


"Hal ini jelas membuka mata saya. Maksud saya, ukuran hiu yang digigit itu sendiri sudah sangat besar." Kata Jeff Krause dari dinas perikanan Queensland.

Berita mengenai serangan mengejutkan ini telah membuat ketakutan para penduduk di sepanjang pantai Queensland dari pulau Stradbroke, dekat Brisbane hingga ke Pantai Sunshine di selatan Brisbane. Pantai-pantai ini dikenal sebagai surga bagi para peselancar.

"Apapun yang menyerang hiu tersebut pastilah berukuran sangat besar." Kata peselancar Ashton Smith yang berusia 19 tahun. "Saya memang pernah mendengar ada hiu raksasa yang berkeliaran di perairan."

"Kami semua menjadi sangat-sangat berhati-hati."

Mr John Gooding yang mengoperasikan penyewaan kapal pemancing mengatakan bahwa memang hiu ada dimana-mana walaupun tidak ada data yang menunjukkan adanya peningkatan populasinya.

Banyak pantai yang ramai di Queensland dilindungi oleh jala atau barisan drum, yaitu barisan kail yang diikat dengan pelampung dan ditempatkan sekitar 450 meter dari pantai. Sejak perlindungan ini digunakan, hanya ada satu serangan mematikan yang pernah terjadi. Pada saat itu, seorang mahasiswi bernama Sarah Whiley terbunuh karena serangan hiu di pantai pulau Stradbrooke tiga tahun yang lalu.

Akhir-akhir ini, pemerintah daerah Queensland mendapat tekanan dari para aktivis lingkungan untuk menyingkirkan pelindung tersebut karena paus dan ikan besar lainnya sering terperangkap disitu.

Namun menurut menteri perikanan, Tim Mulherin, penemuan bangkai hiu tersebut mengindikasikan masih diperlukannya jala pelindung tersebut.

Bagaimana, berani berenang di pantai Stradbroke ??


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Washington National Airport Sightings - Serbuan UFO ke Washington ke DC 1952

Washington National Airport Sightings - Serbuan UFO ke Washington ke DC 1952

Di dalam sejarah dunia UFO, hanya ada sedikit peristiwa yang benar-benar menarik perhatian dunia. Salah satu peristiwa ini adalah yang terjadi pada bulan Juli 1952 dimana formasi cahaya-cahaya aneh menyerbu langit malam di Washington DC, persis di atas kantor salah seorang pemimpin paling berkuasa di dunia. Peristiwa itu dikenal dengan sebutan Washington National Airport sightings.


19 Juli 1952
Presiden Harry S Truman sedang bersantai di ruangannya di gedung putih. Sudah 7 tahun ia menjabat sebagai presiden Amerika Serikat. Ia telah banyak menyaksikan peristiwa besar terjadi di masa kepemimpinannya termasuk berakhirnya perang dunia II, namun ia tidak menyadari bahwa sebuah peristiwa luar biasa akan terjadi tepat di depan matanya.

9 hari sebelumnya, 10 Juli 1952
Seorang kru pesawat National Airlines yang sedang terbang di Virginia melihat sebuah cahaya yang "terlalu terang bila dibandingkan dengan balon udara dan terlalu lambat bila dibandingkan dengan meteor". Di lokasi yang sama, beberapa hari kemudian, seorang kru pesawat lain yang terbang dekat Washington melihat sebuah cahaya yang mengambang di udara selama beberapa saat dan kemudian secara misterius naik ke langit.

Namun peristiwa penampakan luar biasa tersebut tidak dapat menandingi apa yang terjadi berikutnya, sekelompok objek terbang misterius menyerbu Washington DC dan terbang di atas gedung putih, Capitol Hill dan Pentagon.

Pukul 21:30, 19 Juli 1952
Seorang pejabat angkatan darat bernama Joseph Gigandet sedang duduk di serambi rumahnya di Alexandria, Virginia. Beberapa saat kemudian ia menyadari ada sesuatu yang tidak biasanya. Ketika menoleh ke langit yang gelap, ia melihat sebuah objek berbentuk cerutu berwarna merah terang melayang dengan lambat di atas rumahnya.

Gigandet memperkirakan objek tersebut berukuran seperti sebuah pesawat DC-7 dan berada pada ketinggian sekitar 10.000 kaki. Ia juga melihat sekelompok cahaya-cahaya aneh mengiringi objek raksasa tersebut.

Ketika cerutu raksasa itu terbang menjauh, warnanya berubah menjadi merah gelap dan Gigandet mellihat objek itu terbang menuju Washington.

Pukul 23.40, 19 Juli 1952
Edward Nugent, seorang pengawas lalu lintas udara di Washington National Airport sedang mengamati radar di hadapannya. Ia tidak mengerti apa yang sedang dilihat matanya, namun ada sesuatu yang lain dari biasanya. Di layar radar, ia bisa melihat ada tujuh objek asing yang terbang pada posisi 15 mil di barat daya Washington.

Nugent kemudian memeriksa catatan penerbangannya dan tidak menemukan adanya pesawat yang meminta ijin terbang di wilayah itu. Lagipula gerakan objek-objek tersebut tidak menunjukkan adanya pola seperti pesawat terbang pada umumnya. Luar biasanya, dua dari tujuh objek tersebut terbang dengan kecepatan yang menakjubkan, 700 mph.

Nugent tidak percaya dengan apa yang dilihatnya dan mengira ada kerusakan pada radar. Jadi ia memanggil atasannya, Harry Barnes, yang kemudian meminta dua staf lainnya untuk mengecek dan mereka tidak dapat menemukan kerusakan apapun. Jadi Barnes mengangkat telepon dan menghubungi pusat radar lainnya di Washington National Airport.

Di ujung telepon, Howard Cocklin menerima pemberitahuan itu dan memberitahu Barnes bahwa ia juga menangkap objek yang sama di radarnya.

Dan kemudian sesuatu yang luar biasa terjadi.

Sebuah bola cahaya terang muncul di dekat menara Cocklin. Ketika menoleh ke jendela, Cocklin bisa melihat cahaya itu melayang seperti sedang mempermainkannya. Sesaat kemudian, objek itu menghilang dan suasana menjadi sunyi kembali.

Lalu, posisi objek di layar radar berubah !

Harry Barnes melihat tujuh objek di radar mulai bergerak ke arah Gedung putih. itu adalah wilayah larangan terbang !


Barnes bergegas menghubungi pangkalan udara Andrew yang berlokasi sekitar 10 mil dari Washington National Airport. Andrew Air Force Base yang menyadari gawatnya situasi segera menghubungi komando pertahanan angkatan udara.

Segera dua pesawat tempur F-94 diperintahkan untuk mengejar objek tersebut. Namun landasan udara di pangkalan itu sedang diperbaiki dan kedua pesawat tempur tersebut baru bisa terbang beberapa jam kemudian. Ketika mereka tiba di lokasi penampakan, objek-objek misterius tersebut telah menghilang.

Satu minggu kemudian, 26 Juli 1952
Seperti deja vu, sekelompok objek aneh kembali tertangkap radar Washington National Airports. Komando angkatan udara kembali memerintahkan dua F-94 mengejar objek tersebut.

Sesampai di lokasi, pilot tidak melihat objek apapun. Namun sesaat kemudian, kopilot Lt. William Patterson melihat empat objek bercahaya berwarna putih melayang di kejauhan. Dengan segera pilot John McHugo bermanuver dan terbang ke arah objek bercahaya itu.

Tiba-tiba, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Keempat objek tersebut berubah formasi dan mengepung jet tempur tersebut.

Patterson berteriak kepada operator di menara pengawas : "Cahaya itu mengepung kami, apa yang harus kami lakukan ?"

Patterson tidak mendapat jawaban yang diinginkannya. Hanya ada kesunyian di dalam kokpit. Belum hilang kebingungannya, empat objek tersebut terbang menjauh dan menghilang.

Hari Berikutnya, peristiwa ini telah menjadi headline di berbagai media utama di Amerika.


Sementara di gedung putih, Kapten Edward Ruppelt berjalan dengan tergesa-gesa menuju ruang situasi. Di tempat itu Presiden Truman dan beberapa jenderal angkatan bersenjata telah menunggu. Kapten Edward Ruppelt adalah kepala Project Blue Book yang memang bertugas menyelidiki fenomena objek-objek terbang misterius.

Dalam pertemuan darurat itu, Ruppelt menyatakan kemungkinan bahawa objek tersebut adalah gangguan temperatur yang menyebabkan cahaya dari bumi memantul di awan dan menyebabkan adanya efek bola cahaya di langit. Efek lain dari fenomena cuaca ini menurut Ruppelt adalah kemampuannya mengacaukan sinyal radar.

Pada tanggal 29 Juli 1952, pihak angkatan udara menyelenggarakan konferensi pers dan memberikan jawaban yang sama dengan Ruppelt. Sampai sekarang, pernyataan ini adalah jawaban resmi pihak pemerintah Amerika Serikat atas insiden ini.

Walaupun jawaban resmi telah diberikan, Angkatan darat dan CIA merasa bahwa pihak musuh mungkin sedang mengacaukan psikologi penduduk Amerika dengan memberikan laporan-laporan UFO palsu supaya menimbulkan kepanikan dan dengan demikian membuat Amerika menjadi lebih rentan terhadap serangan. Pada tahun itu, perang dunia II baru berakhir selama 7 tahun.

Pada tanggal 24 September 1952, CIA merekomendasikan dibentuknya sebuah panel yang kemudian dikenal dengan sebutan Panel Robertson yang bertujuan untuk menyelidiki laporan-laporan UFO yang dimiliki Project Blue Book. Panel itu terbentuk pada Januari 1953 dan segera memeriksa laporan-laporan UFO yang ada.

Menurut Panel tersebut, laporan-laporan UFO yang ada tidak mengancam keamanan nasional dan merekomendasikan angkatan udara Amerika untuk tidak menghabiskan waktu mengurusi UFO dan segera menanggalkan status istimewa UFO dari penyelidikan mereka.

Hari ini, Insiden Washington National Airport Sightings mendapat tempat sejajar dengan peristiwa The Battle of Los Angeles 1947 sebagai peristiwa UFO paling menghebohkan yang pernah terjadi.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Awan misterius berbentuk cincin terlihat di Rumania

Awan misterius berbentuk cincin terlihat di Rumania
Beberapa minggu yang lalu, awan raksasa aneh berbentuk cincin muncul di Moskow. Kali ini, awan serupa muncul lagi di Rumania. Fenomena apakah ini ?
Jika dilihat dari jauh, awan yang diselubungi oleh cahaya matahari tersebut memiliki kemiripan dengan UFO. Namun para meteorolog menjelaskan bahwa fenomena ini hanyalah sebuah efek optikal yang dihasilkan oleh kondisi cuaca yang langka.


"Mengapa saya tidak pernah menyaksikan awan yang berbentuk seperti itu. Sekarang kita memiliki dua awan yang serupa di dua tempat yang berbeda hanya dalam hitungan minggu," Kata salah seorang pengunjung situs liveleak.

Yang lain berspekulasi bahwa ini mungkin menandakan akan adanya invasi alien.

Kedua klip tersebut sepertinya menunjukkan formasi awan yang disebut "fallstreak hole" yang akan muncul ketika kelembaban di udara turun hingga di bawah nol derajat celcius, namun tidak mampu berubah menjadi es.

Sementara air "supercooled" tersebut bergantung-gantung di langit, lingkaran es terbentuk dan jatuh ke bumi, meninggalkan lubang berbentuk donat di lapisan awan.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Pertempuran militer Amerika dengan UFO - Los Angeles 1942

Pertempuran militer Amerika dengan UFO - Los Angeles 1942

Lima tahun sebelum insiden Roswell, lima tahun sebelum perjumpaan historis pilot Kenneth Arnold dengan UFO dan 10 tahun sebelum project blue book dimulai, sebuah peristiwa penting telah terjadi di Los Angeles, yaitu pertempuran antara benda terbang tak dikenal dengan militer Amerika serikat. Ini adalah kisah perjumpaan paling luar biasa dengan UFO yang pernah dilaporkan. Insiden ini dikenal dengan sebutan "The battle of Los Angeles"


24 Februari 1942...

Pukul 19.18......
Militer Amerika mengeluarkan peringatan bahaya. Kerlap-kerlip cahaya terang yang tidak dikenal terpantau oleh pangkalan militer. Namun peringatan bahaya itu dicabut pada pukul 22.23.

25 Februari 1942....

Pukul 1.44 pagi....
Radar militer menangkap pergerakan benda terbang tak dikenal. Sesaat kemudian, objek asing tersebut menghilang dari pantauan radar.

Pukul 2.00 pagi...
Radar kembali menangkap objek asing itu sekitar 120 mil dari lepas pantai California dan dikonfirmasi oleh dua radar lainnya. Objek itu terus dipantau oleh radar hingga 3 mil menuju Los Angeles.

Culver City, Los Angeles, Pukul 2.10 pagi....
Para penduduk kota panik, malam itu sebuah objek terbang raksasa diiringi objek-objek yang lebih kecil terlihat memenuhi langit. Saat itu, belum genap tiga bulan penyerangan Jepang ke Pearl Harbor. Para penduduk mengira Culver city sedang diserang oleh musuh.

Pukul 2.25 pagi...
Suara sirene mengaung-ngaung di seluruh Los Angeles. Otoritas setempat segera meminta penduduk Culver city untuk tetap didalam rumah lalu memerintahkan pemadaman listrik total. Ribuan personel tentara diperintahkan bersiaga.

Pukul 3.16 pagi.....
Brigade 37 artileri tiba di Culver City. Delapan lampu sorot segera diarahkan ke langit yang gelap untuk mencari objek misterius itu. Dan kemudian, serempak, delapan sorot cahaya mengarah ke sebuah objek yang sama. Persis diatas mereka, di ketinggian 12.000 kaki, terlihat sebuah pesawat raksasa menggantung diam seperti sebuah lantera. Brigade 37 mulai melepas tembakan. Suara bising tembakan memecah kesunyian pagi. Sekitar 1.400 peluru anti pesawat ditembakkan secara beruntun namun pesawat itu tidak bergeming sedikitpun. Pejabat militer segera memerintahkan para pilot pesawat tempur 4th Interceptor disiagakan.


Pukul 4.14 Pagi....
Tembakan brigade 37 terus dilakukan secara sporadis. Tembakan sudah dilancarkan hampir satu jam dan belum ada tanda-tanda kerusakan pada pesawat misterius tersebut. Kemudian, secara perlahan-lahan, pesawat itu beserta iringannya bergerak menuju Long Beach dan menghilang.

Pukul 7.21 pagi...
Otoritas setempat segera memerintahkan penyalaan listrik. Pada pagi itu terlihat beberapa gedung rusak akibat pertempuran singkat itu. 3 penduduk sipil tewas akibat peluru nyasar dan 3 lainnya meninggal terkena serangan jantung akibat ketakutan.

Insiden ini segera memenuhi halaman utama surat kabar di seluruh Amerika. Seorang reporter Los Angeles Herald Express mengatakan bahwa ia melihat peluru anti pesawat yang dilontarkan militer mengenai pesawat itu. Namun pesawat itu tidak mengalami kerusakan sedikitpun.


Editor surat kabar yang sama bernama Peter Jenkins berkata,"Saya bisa melihat dengan jelas formasi berbentuk V yang terdiri dari sekitar 25 pesawat bergerak secara perlahan melintasi langit menuju Long Beach."

Beberapa jam setelah pertempuran itu berakhir, Pemimpin angkatan laut Frank Knox mengadakan konfrensi pers dan mengatakan bahwa keseluruhan insiden ini adalah "alarm palsu" yang muncul akibat "ketegangan karena perang". Pihak pers tidak bisa menerima begitu saja penjelasan ini. Sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan.

Komentar Knox segera ditanggapi pimpinan angkatan darat dengan mengatakan bahwa pesawat asing itu benar-benar ada dan pertempuran itu nyata. Hari berikutnya, menteri urusan perang, Henry Stimson, mendukung pernyataan Angkatan darat. Stimson mengatakan bahwa paling sedikit ada 15 pesawat asing yang terlihat bergerak dengan kecepatan sekitar 200 mil perjam.

Untuk pertama kalinya terjadi ketidaksepakatan di tubuh militer Amerika.

Misteri "The battle of Los Angeles" tidak pernah bisa dijelaskan hingga hari ini. Beberapa teori coba dikemukakan untuk menjawab identitas pesawat misterius tersebut. Misalnya, pada 23 Februari 1942, sehari sebelum insiden itu, sebuah kapal selam Jepang I-17 diketahui muncul di permukaan dan menembaki fasilitas pemrosesan minyak dekat Santa Barbara. Laporan yang masuk menyatakan bahwa kapal selam itu kemudian menuju selatan, sama dengan arah Los Angeles. Kemungkinan pesawat misterius itu adalah pesawat tempur Jepang yang dikirim untuk mendukung penyerangan kapal selam.

Namun saat Jepang kalah pada perang dunia kedua, mereka mengatakan tidak pernah mengirim pesawat tempur menuju Los Angeles.

Teori yang lain mengatakan bahwa pesawat tersebut adalah sebuah pesawat komersial yang dioperasikan oleh musuh dan diluncurkan dari pangkalan udara rahasia di Mexico, bukan untuk menyerang, tapi sebagai alat perang psikologis. Teori ini tidak mendapat dukungan bukti yang kuat.

Kemudian, sebagian orang mengemukakan teori balon udara. Mereka mengatakan bahwa Pesawat misterius itu adalah sebuah balon meteorologi yang dilepas di wilayah Los Angeles. Namun teori ini juga tidak mendapat dukungan bukti yang kuat. Para saksi mata mengatakan bahwa objek di langit bukan hanya satu. Angkatan darat bahkan mengkonfirmasi ada 15 objek yang terlihat. Dari antara 15 objek itu, beberapa bergerak sangat cepat melebihi kecepatan balon udara.

Apapun objek itu, 1.400 peluru anti pesawat tidak bisa menjatuhkannya...

Mungkin, ada satu petunjuk kecil yang bisa membuka kunci keseluruhan misteri ini. Pada tahun 1974, berdasarkan undang-undang kebebasan informasi, beberapa dokumen rahasia pemerintah dibuka untuk umum, salah satunya adalah sebuah dokumen sangat rahasia tertanggal 5 Maret 1942, 10 hari setelah insiden "the battle of Los Angeles".

Dokumen itu adalah sebuah memo dari petinggi militer Amerika, Jendral George C Marshall yang ditujukan kepada presiden Franklin D Roosevelt. Isinya memberitahukan bahwa militer Amerika telah menemukan reruntuhan pesawat yang tidak biasa di sebelah timur Los Angeles. Memo ini diteguhkan dengan pernyataan kepala badan intelijen angkatan laut, laksamana Walter S Anderson yang juga mengatakan bahwa angkatan laut telah menemukan bangkai pesawat lain yang tidak dikenal di lepas pantai California. Memo itu tidak disertai penjelasan tambahan.

Menurut sumber intelijen amerika, misteri bangkai pesawat asing ini telah memicu Jendral Marshall memerintahkan pembentukan unit intelijen khusus untuk menyelidiki insiden Los Angeles. Unit itu bernama Interplanetary Phenomenon Unit atau IPU (Perhatikan mereka memberi nama unit itu "interplanetary"). IPU dibubarkan pada akhir tahun 1950-an. Seperti biasa, pemerintah Amerika Serikat menyangkal keterkaitan antara pembentukan IPU dengan insiden Los Angeles.

Apabila memo diatas benar, maka itu berarti 5 tahun sebelum peristiwa Roswell, pemerintah Amerika telah berhasil mendapatkan bukti pertama adanya UFO. Mungkin 1.400 peluru anti pesawat yang dilepaskan memang telah berhasil menjatuhkan dua dari antaranya.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer